.AbduR's NoteS

Lika-liku dalam Belajar dan Mengajarkan Cara Membaca Al-Qur’an

1 May 2015 - 19:32 WIB

Lika-liku dalam Belajar dan Mengajarkan Cara Membaca Al-Qur’an dan Pengumuman My 2nd Give4way


Solo /AbduR’s NoteS - Al-Qur’an adalah Kitab Suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan perantaraan Malaikat Jibril sebagai pedoman hidup bagi orang-orang yang bertaqwa. Al-Qur’an adalah kalamullah bukan makhluq. Al-Qur’an terdiri dari 30 Juz. 114 Surat. Dibuka dengan surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Naas.

Kewajiban bagi umat islam terhadap Al-Qur’an adalah dengan mengimaninya sebagai Kitab Allah, bagian dari yakni rukun iman yang ke-3, Iman kepada Kitab-Kitab Allah. Kita berkewajiban untuk membacanya, menghafalnya, mengamalkan isisnya dan mengajarkannya (mendakwahkannya).

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah dengan membacanya. Nah, karena kita orang Indonesia, membaca Al-Qur’an adalah dari Nol, karena bahasa al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab dan menggunakan huruf-huruf Arab, maka kita harus mengenal dan memahami, dan menghafal huruf-huruf arab sehingga kita bisa membaca susunan huruf arab yang memiliki makna (kata), dan susunan kata-kata yang memiliki makna (kalimat).

Ada banyak metode yang diajarkan oleh para pengajar cara membaca Al-Qur’an di Indonesia, diantaranya Metode Al Baghdadiyah dan Metode IQRO. Sebelum tahun 90-an, metode yang digunakan adalah metode Al-Baghdadiyah (Baca : Mengenal Metode Al Baghdadiyah), sedangkan setelah 90-an, ketika diperkenalkan dan dilaksanakan Metode IQRO (baca: 2ndGiveaway : Belajar IQRO itu Mudah“) oleh KH. As’ad Humam, maka metode ini banyak digunakan di tanah air. Dan Metode ini pun tetap bertahan sampai sekarang dengan diajarkan di TPA/TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) yang ada di masyarakat .

Beberapa lika-liku dan kendala dalam belajar cara membaca Al-Qur’an :

- Tidak ada yang mengajari

- Sudah ada yang mengajari tapi tidak rutin

- Sudah ada yang mengajari secara rutin tapi tidak diulang-ulang di rumah

- Sudah ada yang mengajari, tapi yang mengajar kurang ahli

- Mau belajar, eh malah diajak main sama teman, nggak jadi belajar deh.

- Putus di tengah jalan sebelum tamat membaca IQRO (seperti pengalaman Sheieka, walaupun alhamdulillah kemudian dilanjudkan lagi)

Beberapa kendala dalam mengajarkan cara membaca Al-Qur’an

- Yang diajari masih terlalu kecil usianya, makanya sulit konsentrasi

- Santri masih sulit untuk mengingat-ingat

- Kurangnya waktu karena saking banyaknya santri dan terbatasnya guru

- Kurangnya perhatian orang tua yang menitipkan anaknya ke lembaga TPQ, yakni tidak memperhatikan apakah anaknya sudah mengulang-ulangi pelajarannya lagi di rumah atau belum

- Santri sibuk dengan tugas sekolah sehingga tidak rutin masuk TPQ

Tips dan Solusi untuk belajar dan mengajarkan cara membaca Al-Qur’an

- Guru harus punya semangat ibadah yang full, ikhlas dari dalam hati, suka anak-anak, dan komitmen bahwa Al-Qur’an harus diajarkan secara terus menerus buat melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas dan kreatif. (Aida Al Fath)

- Pengajar tak harus mengajar langsung, tapi bisa dengan menggunakan metode yang menarik, dengan DVD misalnya (Rizkylendes)

- Anak diajari sambil bermain oleh ibunya sendiri di rumah. Dan memasukkan anaknya ke TPQ saat anak sudah siap usianya dan konsentrasinya (misalnya di usia kelas 3 SD bukan di usia TK ataupun kelas 1 SD. (Mugniar)

- Anak harus ditekankan untuk mengulang-ulang pelajarannya. Dan guru jangan bosan untuk menyuruh santrinya untuk mengulang jika memang belum lancar dan benar bacaannya. (Sari Widiarti)

- Dan jika saat belajar di TPQ kita belum memperoleh pelajaran dengan sempurna, jangan malas untuk belajar sendiri di rumah, misal: belajar ilmu tajwid dengan menggunakan buku panduan. (Sheieka)

Demikianlah beberapa uraian yang kami peroleh dari 2nd Give4way yang telah saya laksanakan.

Nah, untuk selanjutnya, saya akan mengumumkan 5 komentator peserta My 2nd Give4way yang terbaik dan terinspiratif menurut saya. Mereka berhak mendapatkan masing-masing pulsa senilai @Rp.20.000 (dua puluh ribu rupiah). Mereka yang beruntung adalah

1. Mugniar

2. Rizkylendes

3. Sheieka

4. Aida Al Fath

5. Sari Widiarti

Kepada para pemenang silahkan mengirimkan no. Hp yang ingin untuk diisikan pulsanya, silahkan kirim ke email saya baharudinwahida@student.uns.ac.id . Setelah semua pemenang mengirimkan No. Hp nya, saya akan meng-sms untuk pemberitahuan akan mengisi pulsa. Dan selanjutnya saya akan mengisikan pulsa kepada para pemenang.

Dan untuk yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Dan untuk semua pembaca, jangan kapok untuk mengikuti Giveaway saya selanjutnya. In Syaa Allah..

Terima kasih atas keikutsertaan kalian dalam My 2nd Give4way : Belajar IQRO itu Mudah. Terakhir, saya mengutip kata-kata eyang Abdul Cholik, “Bersahabat dangan Anda membuat hidup saya semakin berwarna-warni”.

Wassalam,

Blogger Solo, Asal Sragen


TAGS   Add new tag /


Author

Abdurahman B.W
@baharudinwahida
baharudinwahida@gmail.com

Tulisan Terbaru

Komentar