.AbduR's NoteS

Pengalaman Mendaftar dan Membuat Kartu JKN-BPJS Kesehatan di Solo

2 May 2015 - 16:25 WIB

Pengalaman Mendaftar dan Membuat Kartu JKN-BPJS Kesehatan di Solo

SOLO / .AbduR’s NoteS - Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program jaminan kesehatan bagi rakyat Indonesia yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia mulai 1 januari 2014. Tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaan JKN. Program JKN ini diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan .

Pada kesempatan ini, saya akan berbagi pengalaman dalam mengurus pendaftaran dan pembuatan Kartu JKN-BPJS Kesehatan keluarga saya secara mandiri di Kantor BPJS Kesehatan cabang Surakarta. Saya mendaftar secara langsung ke kantor BPJS bukan mendaftar via Online.

Perlu diketahui bahwa kantor Cabang BPJS Kesehatan Surakarta melayani masyarakat dari beberapa daerah, meliputi: Kota Solo, Kab. Sragen, Kab. Boyolali, Kab. Karanganyar, Kab. Sukoharjo, Kab. Wonogiri, dan Kab. Sukoharjo. Jadi untuk masyarakat dari banyak daerah tersebut bisa mendaftar dan membuat kartu JKN nya di Kantor BPJS Kesehatan cab. Surakarta.

Telah terjadi perubahan alamat tempat pelayanan Pembuatan kartu BPJS, yakni dari kantor lama di JL. Agus Salim (selatan stasiun porwosari, solo) dialihkan ke kantor baru di daerah Kec. Banjarsari, SOLO . Tepatnya di Jl. Ki Mangun Sarkoro (depan kantor Kementerian Agama Kemenag, Kota Surakarta, sebelah Sate Kambing Mbok Galak)

Pada, 21 April 2015 (Saat hari Kartini) yang lalu, saya mendaftar dan membuat kartu JKN-BPJS Kesehatan untuk keluarga saya. Meskipun saya berdomisili di Sragen, saya lebih memilih untuk mendaftar di kantor cab. Surakarta karena lebih dekat dari rumah saya dibandingkan ke kantor bpjs kesehatan cab. Sragen. Selisih jaraknya hampir mencapai 15 Km.

Perlengkapan dan Persyaratan

Berikut ini adalah syarat-syarat yang harus dibawa dan diperlihatkan kepada petugas , yang kemudian akan dikembalikan kepada kita lagi, kecuali Foto. Saya membuat kartu JKN pada 21 April 2015. Beberapa syarat tersebut antara lain:

1. KK Asli

2. KTP Asli setiap anggota keluarga

3. Akta kelahiran Asli, bagi yang belum memiliki KTP saat usianya belum mencapai 17 Th, maka membawa

4. Rekening Bank Asli (BRI/ BNI/BCA konvensional ,bukan yang syariah)

5. Foto berwarna 3×4 sebanyak 1 lembar

Tidak perlu membawa foto kopi nya. Tetapi untuk jaga-jaga, sebaiknya membawa foto copy masing-masing 1 lembar saja. Itu saja jika tidak ada permasalahan pindah tempat tinggal, dan lain-lain. Jika ada masalah-masalah maka perlu tambahan persyaratan lainnya. Bisa dilihat di http://bpjs-kesehatan.go.id.

Langkah demi Langkah

  • Saat tiba di kantor BPJS, saya segera tanya kepada petugas informasi, ternyata diarahkan ke ruangan pengisian formulir pendaftaran untuk diisi dengan data-data kita. Diantara data-data utama adalah No KK, No. KTP, alamat, Nama anggota keluarga, No HP, jenis kelas pelayanan, biaya iuran per bulan, No. Rekening Pembayaran iuran bulanan dan Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat I (Puskesmas/praktek dokter keluarga, sudah ada datanya di kantor BPJS Kesehatan).
  • Selanjutnya, adalah mengisi data-data tersebut dengan benar, menempelkan foto pada kolom foto dan tanda tangan pendaftar (yang mewakili).
  • Setelah selesai mengisi formulir, selanjutnya saya menuju ke petugas verivikasi data. Dan petugas memverivikasi data formulir pendaftaran saya dengan memberikan stempel.
  • Langkah selanjutnya, setelah verivikasi data formulir berhasil, saya mengambil no. Antrian pendaftaran BPJS Kesehatan. Waktu tunggu saat antrian banyak adalah sekitar dua jam. Kemudian saya dipanggil dan petugas menginput data ke komputer . Setelah pendaftaran berhasil, saya mendapatkan Nomer Virtual Account, untuk pembayaran iuran pertama di ATM atau di Bank.
  • Langkah selanjutnya, membayar di bank / atm, sesuai dengan denngan Nomor Virtual account yang telah kita peroleh tadi sejumlah iuran kita per bulan. Simpan bukti pembayaran / tranfernya dan bawa ke kantor BPJS lagi.
  • Kemudian, mengambil antrian lagi untuk mencetak kartu, umumnya waktu tunggu 1 -2 jam.
  • Setelah tiba urutan saya, saya menghadap putugas, dan petugas mencetak kartu JKN, BPJS Kesehatan saya. Dan proses selesai.
  • Kartu JKN saya bisa mulai digunakan setelah berlalu tujuh hari, yakni 28 April 2015.

Perbedaan BPJS Kesehatan Cab. Solo Kantor Lama dengan kantor Baru

1. Lokasi kantor baru di pinggir kota sedangkan yang lama ada di tengah kota.

2. Di kantor lama, ruang utama dan ruang sosialisasi dan pengisian formulir terletak pada gedung/bangunan yang berbeda. Sedangkan di kantor baru, semuanya terdapat di dalam satu gedung yang sama.

3. Saat di kantor lama, bulan desember 2014, saat mendaftarkan BPJS Kesehatan eyang saya, persyaratan harus dilengkapi dengan foto kopi, sedangkan saat di kantor baru, April 2015, persyaratan tidak memerlukan foto kopi.

4. Di kantor lama, saya harus mengikuti sosialisasi terlebih dahulu sebelum mendapatkan formulir pendaftaran, sedangkan di kantor baru tidak perlu mendengarkan sosialisasi bisa mendapatkan formulir.

Itulah pengalaman saya mendaftar dan membuat kartu JKN di BPJS Kesehatan kantor Cab. Surakarta. Semoga bermanfaat.

Blogger Solo Asal Sragen


TAGS   BPJS Kesehatan /


Author

Abdurahman B.W
@baharudinwahida
baharudinwahida@gmail.com

Tulisan Terbaru

Komentar